MGZ8MWJ8NWF5MGpbMWB6LGZ6M6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE101

Felix Siauw : Cara Allah Mengajar Hamba-Nya (Bagian 2)

Parawangsa - Orang yang tak pernah saya doakan, tak pernah saya minta agar Allah berikan padanya hidayah. Saat ini begitu dekat dengan ke-Islaman. Yang mustahil itu nyata

Selepas dari itu, berkali-kali kita berjumpa dan WA dengan intens. Menemui orangtua yang makin galau karena akan "kehilangan 1 orang anak lagi" versi mereka

Beberapa kali saya menyanyakan pada Freddy, kalau sudah siap, syahadat saja. Namun berkali-kali pula beliau bilang, "Nanti", belum siap dengan konsekuensinya

Sampai hari itu, 7 September 2019. Kajian Musawarah mengundang Ust. Adi Hidayat. Saya sampaikan pada Freddy, "Mau syahadat?". Dijawab, "Belum", ya sudah

Saya jemput dengan mobil, kepala saya seolah melayang. Maklum 4.30 pagi baru tiba setelah 10 jam menyetir dari pesantren Alila di Karangpandan

Saya tanyakan, "Apa sih yang buat kau masih belum mau untuk syahadat?". Dia jelaskan, "Gue takut, dengan semua konsekuensinya, orangtua, keluarga, pekerjaan", begitu


Mau Jaket Balap FPI Seperti Ini ?
Klik Disini : Jaker Balap FPI

Saya sambung, "Pisahkan masalah inti dengan cabang, Islam itu urusan kita dengan Tuhan, itu intinya, selesaikan itu sebelum yang lainnya, biar nggak menumpuk", lanjut saya

Lalu, "Untuk masuk Islam, hanya perlu 1 poin saja. Kau meyakini Tuhan itu hanya Allah hanya ke Allah kau menyembah, dan Nabi Muhammad itu utusan Allah, dengan caranya kita tau cara menyembah Allah itu kau yakin?", tanya saya

Dia sampaikan, "Kalau itu gue yakin, Allah itu Tuhan satu-satunya, semua agama. Dan Muhammad itu Rasul Allah, dan Islam serta Al-Qur'an adalah update terakhir dari Tuhan", jelasnya

Baca Juga : Felix Siauw : Cara Allah Mengajar Hamba-Nya (Bagian 1)
Baca Juga : Felix Siauw : Cara Allah Mengajar Hamba-Nya (Bagian 3)

Saya bilang, "Lha, kau itu sudah Islam secara maknawi, cuma belum syahadat aja! Lagian agama mana lagi yang bisa mengadopsi paham begini? Cuma Islam", pungkas saya

Lalu saya jelaskan kepadanya soal Raja Najasy yang menjadi Islam tanpa saksi, bagaimana Rasulullah menshalatkan gaib sebab ia sudah beriman walau tak disaksikan

Saya tambahkan, "Bila kau sudah Islam, kau tanggung jawab gue, gue tanggung jawab kau, sebab kita saudara sedarah, sampai mati gue bela". Saya simpulkan

Bersambung ke part 3
Share This Article :
5054450585924679077